
Kerapu bebek Cromileptes altivelis selama ini paling banyak dibudidayakan di Teluk Lampung. Maklum, inilah kerapu dengan harga jual menggiurkan. Pengepul berani membeli seharga Rp350.000-Rp500.000 per kg. Kerapu-kerapu itu mayoritas masuk pasar ekspor. Negara penyerap utama adalah Hongkong, China, dan Taiwan.
Sejatinya tak hanya kerapu bebek yang dibudidayakan. Kerapu macan Epinephelus fuscoguttatus dan lumpur E. coioides juga kelompok kerapu demersal yang sukses dibudidayakan peternak tanahair.
Harganya? Memang jauh dibanding kerapu bebek, macan Rp80.000-Rp130.000/kg dan lumpur Rp60.000 per kg. Toh jenis-jenis itu tetap diserap pasar mancanegara.
Kertang termasuk jenis kerapu yang diminati pasar. Harganya berkisar US$9-US$9,5 setara Rp106.560-Rp112.480 (kurs rupiah US$=Rp11.840) per kg. Sayangnya kerapu yang dapat mencapai bobot 500 g per ekor dalam tempo 6-7 bulan itu masih mengandalkan tangkapan alam. Belakangan Balai Budidaya Laut (BBL) Lampung sukses menangkarkan jenis yang dilirik konsumen Singapura, Jepang, dan Taiwan itu.
Indonesia kaya jenis kerapu. Paling tidak terdapat 46 jenis anggota keluarga Serranidae itu yang tersebar di seluruh laut Nusantara. Semua ikan yang kaya kandungan protein antara lain Eicosapentaenoat Acid (EPA) dan Deicosahencanoic Acid (DHA) itu berprospek untuk dibudidayakan. Namun, sejauh ini hanya beberapa yang telah dicoba karena memiliki nilai ekonomi tinggi seperti kerapu bebek, macan, dan lumpur. Belakangan jenis kertang mulai dilirik.
Kertang Epinephelus lanceolatus
Kertang Epinephelus lanceolatus memiliki beberapa kelebihan. Ia tahan perubahan lingkungan dan penyakit. Giant grouper-sebutan kertang di Inggris-mampu hidup pada salinitas rendah, berkisar 5-33 ppt; kerapu lain umumnya 31-34 ppt. Laju pertumbuhan kertang cepat. Untuk mencapai ukuran 5-7 cm dibutuhkan 25-35 hari. Kertang dewasa dapat mencapai panjang tubuh 3 m. Di Indonesia kertang tersebar di perairan Padang, Bengkulu, Kepulauan Seribu, Karimunjawa, Bawean, Flores, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.
Sunu Plectropomus leopardus

Lodi

Malabar Epinephelus malabaricus

Batu Cephalopholis boenack
Kerapu jenis ini hidup di sela-sela karang mati. Tubuhnya berwarna dasar cokelat dengan pita-pita vertikal hitam pucat. Kerapu yang hidup di perairan dangkal hingga kedalaman 30 m itu ukurannya relatif kecil, sekitar 22 cm. Nah, sejak populasi kerapu-kerapu besar di Hongkong menurun drastis, kerapu batu Cephalopholis boenack menjadi buruan nelayan. Di Indonesia, brown coral cod ini tersebar di perairan pantai barat Sumatera, Bangka, Belitung, Kalimantan Timur, Kepulauan Seribu, Karimunjawa, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Buru, dan Ambon.
(Prof Dr Asikin Djamali, pemerhati sumberdaya ikan dan lingkungan laut)
IKAN KERAPU


Tidak ada komentar:
Posting Komentar